Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Liga Champions. Tampilkan semua postingan

Rabu, 18 April 2012

Mou Ledek Pep Lagi


Jose Mourinho telah cukup sering meledek Pep Guardiola sebagai pelatih yang acap medapat bantuan dari wasit. Menjelang laga antara Barcelona dan Chelsea pada leg pertama babak semifinal Liga Champion, Kamis (19/4) dini hari WIB, entrenador Real Madrid itu kembali menyindir Pep dengan ejekan yang sama.


Mourinho tampaknya begitu dendam dengan Pep, terutama Barca. Mou sangat tak senang dengan prestasi yang diraih Barca dalam beberapa musim terakhir. Salah satu alasannya adalah karena ia menganggap kesuksesan yang diraih Barca itu bukan murni usaha mereka.

"Pep Guardiola adalah anak yang pintar. Dia tahu bagaimana caranya ia memenangi banyak pertandingan di berbagai ajang. Dia tahu persis bagaimana ia melakukannya," kata Mourinho menyindir Pep, seperti yang dilansir Sky Italia.

Ini bukan pertama kalinya Mourinho mengejek Pep. Sebelumnya pelatih Portugal itu juga menuduh Pep mendapat bantuan dari wasit saat Barca menyingkirkan Real Madrid dari semifinal Liga Champion 2010/11. Bahkan kala itu Pep sempat panas akan komentar Mourinho dan balik menyerangnya.

Cech Yakin Akan Bendung Messi

Petr Cech dihadapi tugas berat mengamakan gawang Chelsea dari ancaman Lionel Messi saat menjamu Barcelona di Stamford Bridge pada leg pertama babak semifinal Liga Champion, Kamis (19/4) dini hari WIB. Meski diakuinya sulit, Cech optimistis bisa menghentikan pesepak bola terbaik di dunia saat ini tersebut.

Sebagai penjaga gawang yang pernah menghadapi Messi saat Chelsea bertemu Barca di semifial Liga Champion edisi 2008/09, Cech tentu mengetahui betapa sulitnya untuk bisa menghentikan sang penyerang. Saking sulitnya, Cech pun tak ragu memuji penyerang asal Argentina tersebut.

"Performa Messi saat ini bisa dikatakan merupakan ancaman terbesar. Teknik peguasaan bolanya luar biasa. Yang paling penting ia bisa bereaksi ketika jalan pertadingan berubah," ujar kiper berusia 29 tahun tersebut.

Meski memuji Messi, bukan berarti Cech langsung pesimistis bisa menghentikan La Punga. Menurut kiper asal Republik Ceko itu, Messi juga mausia sehingga pasti memiliki kelemahan.

"Messi bisa menemukan solusi yang tepat di saat dibutuhkan. Messi juga bisa menemukan banyak cara untuk menuntaskan serangan. Meski demikian, Messi tetap manusia. Jika bisa tampil maksimal dan mengeluarkan 100 persen kemampuan, saya yakin kami bisa menghentikannya," pungkas Cehc.

Selasa, 27 Maret 2012

Mou wapadai APOEL Nicosia


Diatas kertas Real Madrid Jauh di atas APOEL Nicosia. Real Madrid jauh lebih memiliki kualitas ketimbang APOEL.
Banyak orang yang memprediksi bahwa Los Galacticos akan menang dengan mudah saat berhdapan dengan APOEL.
Namun pendapat berbeda justru di utarakan Jose Mourinho yang notabene adalah nahkoda Real Madrid. Menurutnya APOEL bisa saja memberikan kejutan saat menghadapi timnya.

"Kami memang favorit, tapi sepakbola adalah sepakbola. Saya yakin kami tidak akan memiliki tim empat besar hanya dari melihat hasil di leg pertama," kata Mourinho, Selasa (27/3).

"APOEL adalah tim yang sangat seimbang. Bagi banyak orang, hal ini tidak berarti apa pun, tapi tidak bagi saya. Saya harap pemain saya juga menyadarinya," tandas Mourinho.

APOEL-Real Madrid




APOEL Nicosia sudahmembuat kejutan  tersendiri. Mereka menjadi tim Siprus pertama yang bisa berlaga di babak perempat-final Liga Champions.APOEL juga banyak membuat kejutan sejak fase grup. Mulai dari menyingkirkan Porto dan Shakhtar Donetsk di fase grup, hingga mengangkangi Olympique Lyon di fase knock out pertama. Namun lawan APOEL berikutnya bukanlah tim yang bisa dianggap remeh. Mereka adalah raksasa Spanyol Real Madrid, yang sejak fase grup hingga babak knock out belum terkalahkan.

Pemain yang akan diturunkan oleh Jose Mourinho tidak akan memudahkan APOEL.Hanya Xabi Alonso dan Lassana Diarra yang masih berkutat dengan cideranya. Sedangkan pasukan Mourinho yang lain di pastikan siap tempur termasuk Cristiano Ronaldo yang sedang on fire.
Sekarang tinggal bagaimana melihat kemampuan APOEL menjaga status mereka sebagai tim kuda hitam yang penuh kejutan di laga tersebut dan berbekal sebagai tuan rumah pada pertandingan nanti.

Susunan Pemain:
APOEL: 22-Dionisios Chiotis; 7-Savvas Poursaitides, 3-Paulo Jorge, 6-Marcelo Oliveira, 98-William Boaventura; 10-Constantinos Charalambides, 23-Helio Pinto, 26-Nuno Morais, 81-Marcinho, 8-Ailton; 11-Ivan Trickovski

Real Madrid: 1-Iker Casillas; 17-Alvaro Arbeloa, 3-Pepe, 4-Sergio Ramos, 12-Marcelo; 6-Sami Khedira, 11-Esteban Granero; 10-Mesut Ozil, 8-Kaka, 7-Cristiano Ronaldo; 9-Karim Benzema

Benfica-Chealsea : Jaga Gengsi Di Eropa




Chealsea menjadi wakil dari daratan  Inggris yang tersisa di Liga Champions musim ini. Chealsea juga mengemban misi yang dibebankan seluruh rakyat inggris kepada mereka yakni tetap menjaga superiornya tim-tim inggris di ajang Eropa.
Untuk menjaga gengsi ini Chealsea tidak akan mudah,Chealsea di hadapkan pada kekuatan yang kuat dari portugal. Benfica bukanlah tim yang di anggap sebealah di kompetisi Eropa. Benfica jugalah yang membuat Manchester United harus mengemasi kopernya terlebih dahulu.

Secara statistik, rekor Benfica melawan tim asal Britania Raya juga lumayan bagus. Pelatih Jorge Jesus juga merasa timnya memiliki keberuntungan lebih tiap meladeni tim Inggris."Saya lebih memilih melawan tim Inggris. Memang benar kami lebih mengadaptasikan diri kami lebih baik ketika melawan tim asal Inggris," katanya.


Komposisi tim Benfica juga bagus. Hampir semua pemain pilar bisa dimainkan. Hanya Ezequiel Garay yang kondisinya masih diragukan untuk bisa tampil dinihari nanti di Lisbon.


Chelsea juga memiliki skuad siap tempur, terutama David Luiz dan Ramires, yang sebelumnya sempat membela Benfica.


Susunan Pemain:
Benfica: 1-Artur Moraes; 14-Maxi Pereira, 4-Luisao, 33-Jardel, 3-Emerson; 28-Axel Witsel, 6-Javi Garcia, 20-Nicolas Gaitan, 9-Nolito; 10-Pablo Aimar, 7-Oscar Cardozo.


Chelsea: 1-Petr Cech; 17-Jose Bosingwa, 4-David Luiz, 26-John Terry, 3-Ashley Cole; 8-Frank Lampard, 7-Ramires, 16-Raul Meireles; 10-Juan Mata; 11-Didier Drogba, 23-Daniel Sturridge.